Kategori
Kebudayaan

3 Daerah Penghasil Batik Terbesar di Jawa Tengah

Batik adalah salah satu pakaian yang sudah diakui dunia sebagai salah satu aset yang sangat berharga. Daerah penghasil pakaian batik pun di Indonesia tersebar sangat luas, dan salah satunya adalah di jawa tengah.

Yap, Provinsi yang kita kenal sebagai jantung kebudayaan pulau Jawa ini memang menyimpan sejuta pesona. Dimulai dari keindahan wisata alam sampai dengan budaya yang sangat kental membuat Jawa Tengah menjadi salah kota primadona di Indonesia.

Kembali lagi ke masalah batik, lalu kota mana yang dikenal sebagai daerah penghasil batik di Jawa Tengah? Ikuti pembahasan kita kali ini.

3 Daerah Penghasil Batik Terbesar di Jawa Tengah

Ada 3 daerah penghasil batik di Jawa Tengah, yakni kota Semarang, Solo dan juga Pekalongan. Lebih lanjut pembahasan tentang sentra batik terbesar di Jawa Tengah ini akan kami bahwa dibawah ini.

Batik Semarang

Sangat wajar jika Semarang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batik di Jawa Tengah, hal ini karena proses perjalanan kota Semarang sebagai industri batik sudah berjalan sangat lama. Dilansir dari liputan6, Dewi Yuliati pernah melakukan penelitian yang menghasilkan masyarakat asli Semarang pada abad 20 memiliki mata pencaharian dibidang kerajinan.

Selain itu, Pemerintah kolonial Belanda juga memiliki beberapa laporan yang menyatakan bahwa diberbagai keresidenan Jawa terdapat Industri. Diperkirakan tahun 1950 sampai 60 an adalah masa kejayaan batik Semarang.

Penurunan terjadi pada tahun 1970 an, hal ini terjadi karena pada waktu itu tekstil import mulai masuk ke Indonesia. Dan puncaknya, tahun 90 sampai 98 an.

Batik Solo

Tidak jauh berbeda dengan kota Semarang, kota Solo juga dikenal sebagai salah satu sentra Batik di Jawa Tengah, bahkan masyarakat kota Solo sudah mulai menjalankan usaha batik sejak dahulu, tepatnya sebelum Indonesia merdeka. Sangat lama bukan?

Jika membicarakan sentra batik di Solo, maka ada dua daerah yang sangat kental dengan nuansa itu, yakni daerah Laweyan dan Kauman. Uniknya, meskipun masih dalam satu kota, dua daerah ini memiliki produk batik yang secara motif sangat berbeda. Khususnya untuk motif-motif yang sudah dibuat sejak dahulu.

Pada zaman dahulu, batik Kauman dikenal memiliki motif yang klasik ala keraton Kasunanan. Sedangkan batik Kauman motifnya jauh lebih berwarna. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan banyaknya inovasi, ciri khas masing-masing daerah ini semakin menghilang.

Batik Pekalongan

Dan salah satu kota di Jawa Tengah penghasil batik berkualitas adalah Pekalongan. Jika kamu melakukan pencarian di Wikipedia tentang kota Pekalongan, maka kamu akan menemukan sebuah tulisan yang menyebutkan bahwa Pekalongan memiliki julukan kota batik.

Yap, julukannya saja kota batik, wajar bila Pekalongan juga dikenal oleh kota-kota lain sebagai salah satu sentra batik di Jawa Tengah. Jadi jika suatu hari nanti kamu berkesempatan untuk berkunjung ke kota Pekalongan dan ingin mencari oleh-oleh, maka batik bisa menjadi salah satu alternatifnya.

Jika kita amati, sebenarnya motif yang dimiliki oleh batik Pekalongan tidak jauh berbeda dengan Solo, namun ini secara motif ya. Batik Pekalongan memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh batik kota lain, salah satunya adalah masalah keberanian berkreasi dengan warna.

Perlu kamu tahu bahwa, di Pekalongan kamu bisa menemukan satu hela kain batik yang dihiasi oleh delapan warna yang berbeda-beda. Hal inilah yang membuat batik Pekalongan terlihat lebih menarik dibandingkan dengan kota-kota lainnya.

Itulah 3 daerah penghasil batik terbesar dan paling terkenal di Jawa Tengah. Jika kamu ingin berburu batik berkualitas di Jawa Tengah, maka kamu bisa berkunjung ke kota Semarang, Solo dan juga Pekalongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *